Halosusel.com-

Kemarin malam Kantor SMPN V Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin ludes diobok-ibok kawanan maling, atas peritiwa itu sekolah menengah pertama ini mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp.17 juta lebih.

” Sudah bejat benar sekelompok kawanan maling itu yang berhasil mencuri perlengkapan sekolah ini berupa 1 unit Orgen Casio,1unit Wirelles Pengeras suara ,1unit megic com dan 1 bua tabung gas melon ukuran 3 kg”, terang Kepala SMPN 5, Zazili, SPd kepada wartawan (31/3).

Yang disesalkannya, sekolah ini yang sesungguhnya sebagai tempat mendidik anak-anak yang bodoh, tidak bisa menjadi bisa dan menjadi orang pandai, tetapi buktinya ini justru lain dari misi dan visi didirikan sekolah di Dusun I Desa Semuntul Rantau Bayur ini ternyata dimanfaatkan oleh komplotan jadi pencuri.

Zazali.SPd Kepala  SMPN V  mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah mengalami kerugian sebesar Rp 17.850.000 oleh aksi kawanan pencuri.
“Sekolah kita di bobol maling pada malam kemarin yaitu berupa 1 unit Orgen Casio,1unit Wirelles Pengeras suara ,1unit megic com dan 1 bua tabung gas melon ukuran 3kg yang di perkirakan sekitar Rp 17.850.000”, bebernya.

Dikatakanya, kejadian itu diperkirakan sekitar pukul 01:00 wib dini hari kemarin yang pelakunya diperkirakan lebih satu orang dan cara melakukan dengan mencongkel bagian daun pintu Jendela kemudian memotong terali besinya.

“Atas kejadian itu kita sudah melapor ke Mapolsek Rantau Bayur dengan nomer lapor LP/B-03/III/2016/sumsel/BA, dan petugas yang  menerimanya Brigadir Budiman”, jelasnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Julian Muntaha saat diminta konfirmasi via ponsel melalui Kapolsek Rantau Bayur AKP Sumadiono membenarkan ada laporan Kepala Sekolah SMPN V Rantau Bayur dengan kejadian pencurian.

Selain melakukan iden kelokasi kejadian perkara, kata Kapolsek pihaknya langsung melakukan pengejaran dan mengerahkan anggotanya untuk menelusuri jejak persembunyian kawanan pelaku, katanya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *