Halosumsel.com-
Pengolahan sampah yang menjadi sumber energi listrik kini akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Tiga negara besar bahkan sudah menawarkan kerjasama pengolahan sampah dengan alat incinerator buatan negara masing-masing.
Agoeng Nugroho, Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Pemkot Palembang mengatakan, tiga negara tersebut secara beruntut telah mengajukan kerjasama ke Pemkot Palembang.
“Ada tiga negara yang sudah mengajukan kerjasama, yaitu Jepang, China dan Jerman. Keputusan kerjasama akan ditentukan dari hasil visibility study. Kita mengejar siapa yang lebih cepat saja. Mereka memilih Palembang karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampahnya tertata,” ujarnya seusai rapat dengan pihak ketiga, PT Grita Artha Propertindo Jerman, di rumah dinas Walikota Palembang, Rabu, (23/3/2016).
“Pengolahan sampah dilakukan secara biologis, dipisah berdasarkan biologisnya, sampah organik dan non organik. Kalau sebelumnya kan digabung jadi satu. Intinya tetap pemusnahan sampah jadi energi listrik. Alat yang ditawarkan (Jerman) ini lebih sederhana namun modern
Menurutnya, tiga negara tersebut harus memberikan bentuk pelayanan lingkungan, membina negara berkembang lainnya, agar tidak terjadi polulasi pencemaran diudara,darat, air dan mereka punya dana banyak
Sejauh ini, ada dua TPA di Palembang, yaitu di kawasan Sukawinatan dan Karya Jaya. Untuk volume sampah sendiri masih bisa tertampung. Namun dengan adanya kerjasama incenarator ini bisa mengantisipasi bertambahnya lahan TPA untuk menampung sampah-sampah di Palembang.
Untuk incinerator sendiri, mereka akan memantau apakah asapnya terkontrol an tidak menyebabkan polusi udara atau tidak. Dimana, didalam mesin incinerator tersebut ada alat penyemprot air yang mengubah asap menjadi uap air.
“Siapapun tamu yang datang, kita open. Karena ini ilmu pengetahuan, kita harus lebih terkonsep untuk hati-hati memilih. Nanti kita rapatkan lagi, kemungkinan lokasinya digunakan di TPA Sukawinatan, karena di TPA Karya Jaya akses jalannya belum selesai,” ujarnya. (sofuan)
