Halosumsel.com-

Badan Narkotika Kabupaten Banyuasin (BNK) kembali lakukan Tes Urine di SKPD Pemerintah Kabupaten Banyuasin, kali ini ada dugaan tiga orang pegawai dilingkungan Kesbangpol Banyuasin yang menjadi sasarannya dari tes urin yang dilakukan oleh BNK ternyata mendapatkan  tiga orang pegawai Kesbangpol yang diduga Positif mengkonsumsi narkoba.

Hal tersebut diketahui, setelah seluruh anggota harus masuk ke kamar kecil dan tes urine yang digelar Rabu (20/4) kemarin di kantor Kesbangpol Banyuasin. Dengan adanya temuan itu, Kepala Kesbangpol Banyuasin Ali Leman mengaku terkejut dengan hasil itu. Sebab beberapa waktu lalu pihaknya sudah memberlakukan tes urine di RS Bhayangkara.

“Honorer yang diduga positif kita rehabilitasi, kalau untuk pegawai negeri ada aturannya, kalau hukuman diatas 2 tahun terancam berhenti, namun tidak mudah memberhentikannya dan Kasihan mareka punya anak istri”ungkap.M Yusuf MSi Ketua BNK Kabupaten Banyuasin didampingi Sekretarisnya Mul’in SE,

Ditambahkan Ketua BNK Banyuasin ini, dirinya mengaku tes urin di lingkup SKPD ini sudah kali keempatnya melaksanakan operasi bersinar “Kami sudah empat kali melakukan tes urin,  sebelumnya, Dinas Pengelolaan Pasar, Sat Pol PP Banyuasin, dan Polres Banyuasin.mereka sangat kooperatif dan mendukung sekali pimpinan SKPD Kesbang Pol dalam tes urine kali ini. Tes urin kali ini mendadak sekali, tanpa pengetahuan petugas PBK,” kata M. Yusuf.

Dilanjutkannya, Bagi yang kedapatan positif,  langsung diserhakan ke Polres Banyuasin dan sangsinya sesuai kebijakan pimpinan SKPD masing-masing.
“Kalau yang terindikasi akan tes ulang dulu, saat ini 3 orang yang positif. dan akan kita serahkan langsung ke Mapolres Banyuasin, untuk hukuman kami serahkan kepada atasan mereka”ujarnya.

Terpisah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyuasin Drs. Ali leman Arsyad. mengaku kaget dengan ditemukannya tiga anggotanya positif narkoba ketika di tes urin. “Padahal beberapa waktu lalu kami baru saja melakukan tes urin di RS. Bhayangkara. “Ucapnya.

Dirinya menambahkan, bagi anggotanya yang positif memakai dari hasil tes, sanksi siap akan diberikan. “Hukuman pasti ada, sebagai atasan saya akan berikan sanksi kepada mereka”,tegasnya. (walbro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *